Sora Janten

Rabu, 06 Mei 2026

Perhutani Perkuat Sinergi dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 Kabupaten Tasikmalaya

Keamanan Tanggal: 2026-04-28T17:00:00.000Z 37 views Penulis: Alfin Syawalan
Perhutani Perkuat Sinergi dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 Kabupaten Tasikmalaya
TASIKMALAYA, PERHUTANI (29/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung upaya mitigasi bencana melalui partisipasi aktif dalam Apel Kesiapsiagaan Bencana yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di halaman Kantor Kecamatan Cigalontang, Selasa (28/04).

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026 yang mengusung tema “Siap Untuk Selamat: Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”, serta menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif dan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI/Polri, perangkat daerah, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, serta relawan kebencanaan. Perhutani KPH Tasikmalaya sendiri diwakili oleh Administratur/KKPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo, didampingi Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria dan Komunikasi Perusahaan (HKAKP) beserta jajaran, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menyoroti potensi dampak fenomena El Nino tahun 2026 yang diprediksi membawa kondisi cuaca lebih kering dari biasanya, sehingga berpotensi meningkatkan risiko bencana di wilayah Tasikmalaya. Ia menyampaikan bahwa kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui langkah mitigasi yang terencana dan kesiapsiagaan yang matang, khususnya dalam menghadapi ancaman kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

“Menghadapi kondisi El Nino yang cenderung lebih kering, kita harus memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar risiko bencana dapat ditekan dan penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Administratur/KKPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo, menegaskan bahwa Perhutani memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berbasis ekosistem. Menurutnya, kawasan hutan berfungsi sebagai benteng ekologis yang mampu mengurangi dampak bencana, sehingga pengelolaan yang baik akan berkontribusi langsung terhadap keselamatan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Kami memandang kawasan hutan sebagai bagian dari sistem perlindungan alami terhadap bencana. Oleh karena itu, Perhutani akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana,” ungkapnya.

Apel kesiapsiagaan ini juga dirangkaikan dengan simulasi penanganan bencana serta pengecekan sarana dan prasarana pendukung guna memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara terpadu di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)

Komentar

Belum ada komentar.

Login untuk memberikan komentar.

Artikel Terkait

Sinergi Perhutani Bogor Bersama Mitra Dalam HUT Pe
Keamanan
2026-03-31T17:00:00.000Z
Perhutani KPH Sukabumi Perkuat Sinergi Antisipasi
Keamanan
2026-04-16T17:00:00.000Z
Perhutani KPH Ciamis dan DLH Kota Banjar Perkuat S
Keamanan
2026-04-23T17:00:00.000Z
Perhutani KPH Tasikmalaya Perkuat Sinergitas denga
Keamanan
2026-04-12T17:00:00.000Z